Asuransi Syariah Membebaskan pesertanya dari unsur unsur Gharar ( ketidakjelasan ),Perjudian ( Maisir ),Riba,serta unsur unsur yang diharamkan oleh Allah Swt.
Seperti sudah disinggung sebelumnya menggunakan asuransi selain asuransi syariah sangat berpotensi menggunakan rezeki yang tidak halal (haram) kenapa?
Seperti sudah disinggung sebelumnya menggunakan asuransi selain asuransi syariah sangat berpotensi menggunakan rezeki yang tidak halal (haram) kenapa?
- karena kita tidak pernah tahu diinvestasika dimana dana premi yang kita bayarkan
- Menggunakan asuransi selain asuransi syariah hukumnya haram!! sesuai fatwa Dsn Mui
Insya Allah apa yang telah ditetapkan oleh MUI bukanlah sesuatu yang bersifat subjektif dan tanpa pemikiran yang matang ,tapi karena punya Niat yang baik pada kemashalatan umat khususnya umat Islam itu sendiri.Tulisan ini juga tidak ingin memvonis siapa saja yang tidak atau belum menggunakan asuransi syariah,tetapi lebih kepada penyampaian Informasi semata,dan sebagai bahan pertimbangan.
Apa Akibatnya jika kita tetap kekeh menggunakan sesuatu yang diharamkan oleh Allah Swt?
1. Tidak Dikabulkannya Doa & Amal Ibadah Lainnya
Dalam sebuah hadits dikisahkan oleh Rasulullah SAW :
Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu Maha baik dan tidak akan menerima kecuali yang baik... Kemudian beliau mengisahkan seorang laki-laki menempuh perjalanan jauh, rambutnya masai dan penuh debu. Dia menadahkan kedua tangannya ke langit sambil berkata, “Ya Rabbi, Ya Rabbi,” sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan? (HR. Muslim)
2.Membuat Hati Menjadi Keras
Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah/2:74
Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.
3.Menghilangkan Keberkahan
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda
Dari Hakim bin Hizam ra, dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, “Dua orang penjual dan pembeli boleh melakukan khiyar selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya benar (jujur) dan menjelaskan keadaan barang (yang diperjual belikan), maka keduanya akan diberikan keberkahan dalam jaul belinya. Dan jika keduanya menyembunyikan dan berdusta, maka akan dihapuskan keberkahan jual belinya.
4.Tidak Dapat Bergeraknya Kaki Pada Hari Kiamat
Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda :
Dari Ibnu Mas’ud ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan dapat bergerak tapak kaki anak cucu Adam pada hari kiamat di sisi Allah SWT, hingga ia ditanya tentang lima perkara ; umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudahnya digunakan untuk apa, hartanya dari mana ia memperolehnya, kemana dibelanjakannya, dan ilmunya apakah diamalkannya?
5.Masuk Neraka Wail
Allah SWT berfirman (QS. Al-Mutaffifin/ : 1 – 6) :
Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi. dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Tidakkah orang-orang itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, pada suatu hari yang besar. (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?